Ilustrasi Siluet KH Ahmad Dahlan (google.com) Seni dan budaya tidak dapat dipisahkan satu sama lain. Keduanya berfungsi sebagai sarana ekspresi batin, representasi peradaban, dan media penyebaran nilai-nilai sosial serta spiritual. Seni dan budaya memiliki tempat yang sangat penting dalam perspektif Islam, termasuk Muhammadiyah, selama tidak menyimpang dari ajaran tauhid dan akhlak mulia. Muhammadiyah, sebagai gerakan Islam tajdid (pembaruan) yang didirikan pada tahun 1912 oleh KH. Ahmad Dahlan, memandang bahwa seni dan budaya tidak sepatutnya ditolak. Sebaliknya, seni dan budaya perlu dikaji, diarahkan, dan dimanfaatkan untuk kebaikan umat serta dakwah Islam yang mencerahkan. Seni dan Budaya dalam Konteks Muhammadiyah: Sebuah Tinjauan Dasar Dalam Pedoman Hidup Islami Warga Muhammadiyah (PHIWM), Bab III, bagian G, yang membahas seni dan budaya, Muhammadiyah menjelaskan secara eksplisit pandangan mereka mengenai topik tersebut: Seni dan budaya yang sesuai dengan nilai-nila...
Informasi seputar pendidikan