Langsung ke konten utama

Membangun Kesadaran Spiritual Menjelang Ramadhan

doc. medkom al-faruqi

Gazebo FITK, Rabu 26 Februari 2025 – Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan, bidang TKK IMM Al-Faruqi menggelar kajian bertajuk 'Membangun Kesadaran Spiritual Menjelang Ramadhan' di Gazebo FITK pada Rabu, 26 Februari. Acara ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesiapan spiritual masyarakat dalam menjalani ibadah Ramadhan dengan lebih bermakna.

Kajian ini menghadirkan narasumber Indra Permadi, S.Pd., seorang guru dan mahasiswa S2 di UIN Walisongo Semarang, beliau menyampaikan materi tentang pentingnya persiapan diri secara spiritual dan mental menjelang Ramadhan. Dalam pemaparannya, beliau menekankan bahwa bulan Ramadhan bukan hanya sekadar menahan lapar dan dahaga, tetapi juga menjadi momentum untuk meningkatkan ketakwaan dan memperbaiki diri.

"Kajian ini mencakup dua dari Tri Kompetensi Dasar IMM, yaitu Religiusitas dan Intelektualitas, dengan harapan dapat terus berlanjut sebagai ruang diskusi yang sehat dan menarik bagi seluruh kader," ujar Indra Permadi.

Lebih lanjut Indra Permadi menyampaikan bahwa dalam Islam, terdapat tiga tingkatan utama, yaitu Islam, Iman, dan Ihsan, serta satu tingkatan yang menjadi tujuan utama, yaitu Taqwa. Islam adalah fondasi, Iman adalah keyakinan, Ihsan adalah puncaknya, dan Taqwa adalah kesempurnaan dalam menjalankan perintah Allah dan menjauhi larangan-Nya.

Selain itu, kajian ini juga membahas berbagai amalan yang dianjurkan selama Ramadhan, seperti memperbanyak ibadah sunnah, membaca Al-Qur’an, serta memperkuat rasa kepedulian sosial melalui sedekah dan berbagi dengan sesama. Sesi diskusi interaktif yang diadakan dalam acara ini pun berlangsung dengan antusiasme tinggi, di mana peserta aktif bertanya dan berbagi pengalaman terkait persiapan spiritual mereka menjelang Ramadhan.

Salah satu peserta, Lukman Al-Hakim, menyampaikan kesannya terhadap acara ini. "Kajian ini mencakup dua dari Tri Kompetensi Dasar IMM; Religiusitas dan Intelektualitas. Kedepannya diharapkan kajian semacam ini dapat terus terlaksana sehingga menciptakan ruang diskusi yang sehat dan menarik bagi seluruh kader," katanya.

Acara ini diakhiri dengan doa bersama, memohon keberkahan dan kemudahan dalam menjalani ibadah Ramadhan. Dengan adanya kajian ini, diharapkan masyarakat semakin siap secara spiritual dan mental dalam menyambut bulan penuh berkah tersebut.

Penulis: Nanda Annisa Wardah

Komentar

Postingan populer dari blog ini

IMM UIN Walisongo Rayakan Milad ke-61: Momentum Refleksi dan Komitmen Organisasi

doc. pribadi Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) UIN Walisongo Semarang memperingati Milad ke-61 dengan menggelar potong tumpeng di Masjid At-Taqwa, Wates, pada Kamis, 13 Maret 2025. Acara ini menjadi momentum penting bagi para kader IMM untuk melakukan refleksi, evaluasi capaian, serta berkomitmen meningkatkan kualitas organisasi. Para kader IMM mengawali rangkaian acara dengan buka puasa bersama, menikmati aneka takjil dan hidangan soto yang telah disiapkan oleh pengurus Masjid At-Taqwa. Usai berbuka, mereka melaksanakan salat Magrib berjamaah di masjid tersebut. Peringatan Milad IMM ke-61 kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Suprapto, alumni IMM UIN Walisongo Semarang. Dalam sambutannya, beliau berbagi pengalaman berharga semasa menjadi kader IMM ketika masih berkuliah. Suprapto juga menekankan pentingnya merawat dan terus meningkatkan kualitas organisasi. “Hidup-hidupilah IMM dan carilah pasangan hidup di IMM,”  ujar beliau, yang sontak mengundang tawa dan antusiasme...

PK IMM Al-Faruqi Tebar Kebaikan di Jalan dengan Bataro

doc. medkom al-faruqi Bidang Hikmah dan TKK Pimpinan Komisariat (PK) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Al-Faruqi menggelar aksi sosial bertajuk Bataro (Bagi-bagi Takjil On The Road) hari Sabtu, 8 Maret 2025. Berlokasi di jalan pertigaan arah Beringin, mereka membagikan lebih dari 30 bungkus takjil kepada para pengguna jalan yang melintas.  Takjil yang dibagikan berisi kurma, es kuwut, dan tahu bakso, menu sederhana namun penuh kehangatan. Aksi ini bukan sekadar membagikan makanan, tetapi juga menjadi wujud kepedulian dalam memuliakan bulan Ramadan. Tak heran, kegiatan ini disambut antusias oleh masyarakat yang melintas.   Ketua Bidang Hikmah PK IMM Al-Faruqi, Aisyatul Ma’rufah, berharap semangat berbagi tidak hanya berhenti di bulan Ramadan, tetapi terus berlanjut dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini selaras dengan salah satu prinsip dasar IMM, yaitu Humanitas, yang menanamkan nilai kepedulian dan kasih sayang terhadap sesama.   Senada dengan itu, Ketua Umum PK IMM ...

Literasi: Bakat Minat Ataukah Budaya Masyarakat?

Ilustrasi literasi (Pinterest)  Definisi dari literasi bukan hanya sekadar sebagai kemampuan membaca dan menulis. Dalam konteks kontemporer, literasi dipandang sebagai sebuah kemampuan untuk memahami, menginterpretasi, dan juga berinteraksi secara kritis dengan berbagai bentuk informasi dan wacana yang ada di sekitar kita. Di Indonesia, tingkat literasi masih menjadi tantangan besar. Programme for International Student Assessment (PISA), Indonesia masih berada di peringkat bawah dalam kemampuan membaca dibandingkan negara-negara lain. Pada tahun 2022, skor literasi membaca Indonesia adalah 359 poin, hal ini mengalami penurunan 12 skor dari tahun 2018. Sehingga kondisi ini memunculkan pertanyaan mendasar, “Apakah rendahnya tingkat literasi dipengaruhi oleh faktor bakat dan minat individual ataukah disebabkan oleh budaya masyarakat yang belum mendukung?” Tulisan ini berpendapat bahwa literasi adalah hasil dari interaksi kompleks antara bakat minat individual dan juga budaya masyar...